Tips Berpacaran dengan 'Anak Mama'


Tips Berpacaran dengan 'Anak Mama'
Hubungan harmonis antara ibu dan anak memang sesuatu yang baik. Dengan memiliki hubungan yang baik dengan ibunya, dapat dikatakan bahwa pria yang Anda kencani adalah pria yang penuh kasih sayang dan pengertian pada wanita.

Namun jika sifat manja terhadap ibu yang berlebihan membuatnya tidak bisa mengambil keputusan sendiri atau lebih mengutamakan pemikiran sang ibu daripada Anda, maka tentunya akan jadi sangat menjengkelkan dan bisa menghancurkan hubungan. Terlebih jika kesabaran Anda sudah habis untuk menghadapi si dia. Berikut tips yang dikutip dari eHow untuk menghadapi si 'anak mama' secara sehat:

Jangan Berharap Menjadi Nomor Satu
Hal ini tidak mungkin terjadi karena yang selalu menjadi nomor satu untuk kekasih Anda adalah ibunya. Semakin Anda berusaha untuk menjadi yang nomor satu bagi dia, maka itu bisa menjauhkan dia dari Anda. Pengertian Anda sangat dibutuhkan untuk membiarkan dia mengutamakan sang mama.

Berteman dengan Ibunya
Ibu dari 'anak mama' cenderung memiliki pemikiran buruk terhadap kekasih anaknya. Namun lebih baik Anda melihatnya dari sudut pandang positif bahwa sang mama ingin anaknya untuk bahagia dan di saat yang sama merasa takut bahwa kekasih anaknya bisa menjauhkan kedekatan mereka berdua. Maka dari itu, cobalah untuk meyakinkan bahwa Anda tidak akan 'merebut'nya dari ibunya dan bahwa ingin mempertahankan hubungan yang baik.

Prioritaskan Hubungan Anda dengan Ibunya
Cobalah mendekatkan hubungan Anda dengan ibunya dengan menemuinya di waktu senggang dan berikan ucapan selamat pada hari ulang tahunnya atau pada acara khusus. Buatlah sesering mungkin acara yang melibatkan kekasih Anda dan ibunya seperti mengundang ke acara kumpul-kumpul keluarga maupun acara-acara khusus yang diadakan di rumah.

Tutup Telinga Pada Komentar yang Membandingkan Anda dengan Ibunya
Tidak perlu jengkel terhadap perkataan pacar Anda yang cenderung membawa-bawa ibunya seperti “Kamu tidak bisa memasak seperti ibuku” atau “Kamu harus belajar organisasi dari ibuku”. Kata-kata seperti itu memang sangat tidak enak didengar namun lebih baik Anda tidak perlu memasukkan ke hati jika kekasih mengucapkan hal-hal seperti itu.

Bicarakan Perasaan Anda Tanpa Terdengar Menuntut
Katakan sejujurnya bahwa Anda ingin perhatian yang lebih darinya tanpa menghancurkan hubungan dekatnya dengan sang mama. Terkadang keajaiban dapat terjadi dan dia dapat memahami perasaan Anda.

Jangan Ubah kepribadian Anda Semi Si Dia
Jangan sampai karena tuntutan si dia lalu Anda jadi berubah. Tetaplah menjadi diri Anda sendiri apapun yang terjadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar