Interaksi Sosial

1. Pengertian interadsdi sosial
Setiap orang bergaul dengan orang lain hari demi hari. Keta berbicara dengan orang lain, bersalaman, atau bahkan bermusuhan. Semua tindakan itu berciri resiprokal(timbal balik). Artinya, melibatkan dua belah pihak. Tindakan seperti ini dinamakan interaksi sosial.
Interaksi sosial merupakan intisari kehidupan sosial. Artinya, kegidupan sosial tampak secara konkret dalam berbagai benruk pergaulan seseorang dengan orang lain. Kegiatan belajar dalam kelas. Hingar bingar pabrik mobil. Mahasiswa berdemonstrasi, sampai suasana ramai kampanye pemilu tiada lain merupakan contoh interaksi sosial.

2. Faktor-faktor interaksi sosial
Menurut soerjono soekanto, terdapat empat faktor yang menjadi dasar proses interaksi sosial.
a. Imitasi
Imitasi adalah tindakan sosial meniru sikap, tindakan ,tingkah laku atau penampilan fisik seseorang secara berlebihan. Sebagai suatu proses, ada kalanya imitasi berdampak positif tapi juga berdampak negatif apabila sosok individu yang ditiru berlawanan dengan pandangan umum masyarakat.
Contoh:
Seorang siswa meniru penampilan seorang bintang film terkenal, seperti rambut gondrong (panjang, memakai anting, memakai gelang dan kalung seperti anjing saja). Tindakan seperti itu akan mengundang reaksi dari lingkungan sosial yahng menilai penampilan itu sebagai urakan atauputn tidak sopan.

b. Sugesti
Sugesti adalah pemberian pengaruh atau pandangan dari satu pihak kepada pihak lain. Akibatnya, pihak yang dipengaruhi akan tergerak mengikutu pengaruh itu dan menerimanya secara sadar atau tidak sadar tanpa berpikir panjang. Sugesti biasanya dilakukan dari orang-orang yang berwibawa dan memiliki pengaruh besar di lingkungan sosialnya.
Contoh:
Seorang kakak akan lebih mudah menganjurkan adiknya yang masih duduk di SD untuk menabung agar kelak menjadi orang kaya, daripada sebaliknya.

c. Identifikasi
Identifikasi adalah kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Orang lain yang menjadi sasaran identifikasi dinamakan idola. Identifikasi merupakan bentuk lebih lanjut dari proses imitasi dan proses sugesti yang pengaruhnya telah amat kuat.
Contoh:
Seorang remaja mengidentifikasikan dirinya dengan seorang penyanyi terkenal yang ia kagumi. Lalu, ia akan berusaha mengubah penampilan dirinya agar sama dengan penyanyi idolanya
d. Simpati
Simpati adalah suatu proses di mana seseorang merasa tertarik dengan orang lain. Rasa tertarik ini dedasari atau didorong oleh keinginan-keinginan untuk memeahami pihak lain untuk memahami perasaannya ataupun bekerjasama dengannya.
Dibanding dengan ketiga faktor interaksi sosial sebelumnya, simpati terjadi melalui proses yang relatif lambat. Namun, pengaruh simpati legih mendalam dan tahan lama. Simpati menjadi dasar hubungan persahabatan.

3. Syarat – syarat interaksi sosial
a. Kontak
Dalam sosiologi, kata kontak tidak hanya berarti saling menyentuh secara fisik belaka. Kontak dapan saja terjadi tanpa saling menyentuh.
b. Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan(ide, gagasan dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar